Desa Kuno Sembiran Peninggalan Zaman Batu Tua

Desa Kuno Sembiran Peninggalan Zaman Batu Tua

Desa Kuno Sembiran Peninggalan Zaman Batu Tua
Desa Kuno Sembiran Peninggalan Zaman Batu Tua

Desa Sembiran adalah salah satu desa kuno yang ada di Bali. Keberadaan desa ini sudah berusia ratusan tahun. Oleh sebab itu tidak heran jika ada banyak peninggalan bersejarah di tempat ini yang dipercaya telah berusia sekitar 2000 tahun sebelum masehi. Setidaknya ada 40 perabot kuno yang terbuat dari besi dan batu yang ditemukan di Desa Kuno Sembiran.

Peninggalan – peninggalan tersebut kemudian dikelompokkan menjadi beberapa jenis yaitu jenis perabot berbentuk pipih dari besi, alat pemotong persegi dari batu, kapak tangan dari batu, palu dari batu, dan juga beberapa serpihan perabotan dari batu.

Selain 40 perabot kuno yang ditemukan dan memiliki nilai sejarah tersebut, di desa ini juga telah ditemukan sebanyak 20 prasasti perunggu. Prasasti – prasasti tersebut menceritakan sejarah dari desa ini. Berbagai barang peninggalan itu tentu harus dijaga dan dilestarikan dengan baik karena bernilai sejarah yang tinggi.

Oleh sebab itu di desa ini akhirnya dibangun sebuah rumah tua dengan desain yang sama dengan bentuk aslinya. Biaya pembangunan rumah tersebut seluruhnya ditanggung oleh pemerintah kabupaten setempat dengan tujuan untuk melindungi penemuan – penemuan bersejarah tersebut.

Selain ada bangunan rumah tua yang menarik dan unik, Desa Kuno Sembiran ini sebenarnya juga mempunyai potensi seni dan adat istiadat yang masih tetap dipertahankan sampai saat ini. Dalam upacara – upacara tertentu, beberapa tarian sakral masih dipentaskan sebagai bentuk perwujudan bahwa seni tradisional warisan nenek moyang memang masih terus dipertahankan. Hal ini memang diupayakan untuk dipertahankan baik dalam konteks lingkungan keluarga dan juga masyarakat.

Berbagai benda peninggalan bersejarah yang telah dibahas di atas yang ada di Desa Sembiran beberapa di antaranya merupakan alat yang digunakan pada zaman batu tua atau Poletithicium. Tetapi sayang, hingga saat ini para peneliti belum berhasil menemukan jeni manusia apa yang mendukung dan menciptakan alat – alat dari batu tersebut.

Selain benda yang dianggap sebagai peralatan pada jaman batu tua, di desa ini juga ditemukan 20 prasasti yang dikelompokkan menjadi enam golongan yang meliputi Prasasti Jaman Ratu Ugrasena, Prasasti Jaman Tabranuda – Warmadewa, Prasasti jaman Raja Jhanasadhu – Warmadewa, Prasati jaman Raja Nak Wungsu, Prasasti jaman Sang Ratu Dari Ajua – Dewi, dan Prasasti jaman Raja Jaya Pangus.

Pada dasarnya prasasti – prasasti tersebut memuat aturan – aturan yang berlaku dan ditetapkan oleh Raja atau Ratu berkuasa pada saat itu. Peraturan yang tertulis dalam prasasti tersebut berlaku di Desa Julah dan beberapa desa di sekitarnya, termasuk Desa Sembiran.

Dengan banyaknya peninggalan bersejarah di Desa Kuno Sembiran, tentu desa ini menjadi destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi saat berada di Bali. Selain dapat belajar tentang sejarah, Anda juga dapat menikmati suasana desa yang sejuk.

Post Author: Indro Rachman

Leave a Reply